Hack Situs Presiden RI

hack pictureAda yang lain dalam topik utama di situs Presiden RI. Sebuah surat tuntutan ala tritura tahun 50-an. Komunitas underground menuntut sesuatu dari pemimpin Negara tanpa huru-hara dan demontrasi besar-besaran dengan pengerahan massa. Sebuah tuntutan sederhana dari “pemerhati”. Semangat religi tuntutan 17 Maret 2007 terlihat dari teguran yang disampaikan membawa nuansa nilai keagamaan. Peringatan yang melihat bencana sebagai bentuk teguran dari Absolute Power yang layak untuk diperhatikan. fenomena bencana yang melanda dijadikan satu ukuran peringatan keras (sebuah pemerintahan yang melupakan tanda-tanda langit sampai-sampai dibutuhkan teguran frontal; BENCANA). Harga yang harus dibayar cukup mahal. Ribuan nyawa melayang dan milyaran materi hilang; TIDAK sepenuhnya tergantikan! . tuntutan juga terlihat eksklusif dengan membidik penurunan harga bandwith internet. Kesenjangan social, kesetaraan, keadilan, pemerataan, dan kecemburuan dalam skala global. “pemerhati” memberikan contoh India dan Cina sebagai sebuah Negara yang mampu menfasilitasi kepentingan masyarakatnya (harga bandwith). “masyarakat telematika” mulai unjuk gigi dan TIDAK bisa dianggap remeh.

Pro dan kontra atas peristiwa deface situs presiden menjadi bahan gunjingan masyarakat pada umumnya dan pemerintah yang menjadi “korban” penuntutan hak! Menjadi ironi ketika sebuah negara yang besar dengan SDM yang berceceran bergerak perlahan melawan adidaya negara. Keberlangsungan hidup masyarakat Indonesia oleh sebagian golongan dirasakan sebagai ketidakadilan dalam mengelola kesejahteraan. Para pejabat negara sudah seperti lakon-lakon dalam pentas fiktif. Pidato, pergi kesana-kemari mengumbar janji-janji perbaikan; tapi hasil yang didapat KOSONG. Masyarakat masih berada pada berbagai himpitan persoalaan yang tak kunjung usai. Beragam persoalan yang melatar belakanginya tetap pada satu penyelesaian; (kebohongan yang selalu berulang-ulang!). MOU dengan microsoft atas pembelian lisensi software masih menjadi kontroversi. Satu bukti bahwa pemerintahan kurang menghargai rakyatnya sendiri. Negara menganggap masyarakat Indonesia tidak mumpuni. Pertemuan open source sedunia digelar di Bali. Masyarakat dunia sudah pada ancang-ancang untuk menggunakan open source, Indonesia malah beli licensi??? IGOS yang didengungkan malah dilanggar sendiri! LOGIKA YANG KACAU!!!

Indonesia, 17 Maret 2007
Kepada Yth.
Presiden Republik Indonesia
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono
Di
Istana NegaraDengan tanpa mengurangi rasa hormat kami,
Yang bertandatangan di bawah ini:
Nama: on behalf of underground community
Alamat: the world where the devils gather
Nick: Qwerty

Dengan ini mewakili komunitas underground Indonesia ingin menyampaikan beberapa permintaan:
1. Turunkan harga Bandwith agar kita semua bisa merasakan internet, apa Anda tidak malu dengan China atau India?
Mereka negara berpenduduk padat yang bisa mengakomodasi kebutuhan bandwidth dengan baik
2. Dukung dan laksanakan IGOS (Indonesia Go Open Source), pikirkan masa depan bangsa ini, tingkatkan mutu pendidikan,
masa depan kita terletak di pundak mereka yang dengan jari-jari mungilnya setiap pagi mengemis dan mengamen di jalanan
3. Berantas KKN, pornografi dan pornoaksi di negeri kita tercinta ini.
Saya kira Anda telah menyaksikan bagaimana azab yang telah menimpa bangsa ini. Tsunami, Gempa Bumi, Banjir,
dan Kecelakaan baik di udara, laut maupun darat yang telah merenggut anak dari ibunya,
yang telah memisahkan adik dari kakaknya. Kurang apalagi? Tanah Longsor? Lumpur Sidoarjo?
Mungkin sebentar lagi bencana yang akan lebih besar lagi. Tidakkah kita malu terhadap Tuhan?
Sudah diperingatkan berulang kali tetap saja membangkang dan tidak ingat kepada-Nya.

Agar permintaan kami ini diperhatikan dan dilaksanakan. Karena pemimpin yang baik pasti mendengarkan suara rakyatnya.

Terima kasih.

Hormat Kami,

Qwerty

Meski situs www.presidensby.info dibobol, namun situs resmi kepresidenan yang beralamat www.presidenri.go.id tetap berpenampilan normal. Padahal baik http://www.presidensby.info dan http://www.presidenri.go.id, memiliki konten yang sama persis.

Dari detik.com

~ oleh rinangxu pada 18 Maret 2007.

3 Tanggapan to “Hack Situs Presiden RI”

  1. Semoga peringatan ini didengar dan dilakukan perubahan segera. Jangan “dipertimbangkan” melulu!!

  2. Hello, just stoped by the comment section to thank you for the work you have been doing so others can enjoy your blog with a morning cup of coffe🙂

  3. semoga segera di temukan solusi yang terbaik, dan menguntungkan bagi kita smua…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: